Minggu, 01 Agustus 2010

MIMOSA PUDICA (PUTRI MALU)



Di belahan dunia yang beriklim tropis sangat banyak di kunjungi tanaman putri malu atau si kejut atau shy plant, yang dalam bahasa latin di sebut dengan MIMOSA PUDICA. Tanaman ini berasal dari benua Amerika yang beriklim tropis. Dalam dunia kedokteran mungkin tanaman ini masih belum di teliti lebih jauh lagi akan kegunaannya dalam dunia medis. Akan tetapi tanaman ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit yang di sebabkan oleh beberapa virus. Contoh penyakit yang bisa disembuhkan adalah infeksi saluran pernafasan, herpes, infeksi kulit, diare, asma, pembengkakan karena luka, dan insomnia. Adapun tanaman ini secara keseluruhan bisa digunakan sebagai obat, mulai dari akar bahkan daunnya. Akan tetapi bagi wanita hamil tidak di anjurkan menkonsumsi tanaman ini. Cara penggunaan bisa direbus atau di tumbuk hingga halus dan di jadikan sebagai obat luar. Untuk dosis perebusan daun dan batang adalah 30 gr tanaman putri malu direbus dengan air sebanyak 3 gelas (750ml) dengan api yang kecil sehingga tersisa 1 gelas (250ml). Lalu setelah dingin saring dan airnya bisa diminum.

Adapun kandungan kimianya adalah tanin, mimosin, dan asam pipekolinat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengaruh ekstrak daun putri malu terhadap kandung kemih tikus putih jantan yang diinduksi sapat memberikan efek untuk menghancurkan batu kandung kemih, pada konsentrasi 25% b/v dan 50% b/v, sedangkan pada konsentrasi 10% b/v, 25% b/v dan 50% b/v menunjukkan efek diuresis (Metri Waldi, Jurusan Farmasi FMIPA UNAND, 1991)

Penggunaan dalam dosis tinggi bisa menyebabkan keracunan dan muntah-muntah. Bagi wanita hamil dilarang keras mengkonsumsi rebusan tanaman putri malu karena bisa menyebakan kematian pada janin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar